PENGARUH TEBAL LAPISAN ASPAL SUHU DAN WKTU PENCAMPURAN TERHADAP PELAPUKAN DAN KEAWETAN ASPAL

Isi Artikel Utama

Tjijik Wasiah suroso

Abstrak

Pada saat ekonomi  ini yang belum juga membaik,, dituntut untuk dapat menghasilkan perkerasn yang dapat bertahan lama.
Salah satu penyebab kerusakan jalan antara lain karena penurunan mutu aspal setelah pencampuran, yang dipengaruhi oleh faktor seperti tebal lapisan aspal, suhu pencampuran dan waktu pencampuran.
Dalam makalah ini dibahas pengaruh-pengaruh tersebuut di atas terhadap indek pelapukan aspal. Dari hasil penelitian yang penulis lakukan bahwa tebal lapisan aspal, suhu pencampuran dan waktu pencampuran menunjukan saling interaksi dan menghasilkan indek pelapukan yang berbeda untuk ketiga jenis tebal lapisan aspal yang berbeda, sekaligus menghasilkan keawetan yang ditunjukkan oleh indek pelapukan aspal yang berbeda pula. Dalam pelaksanaan pencampuran aspal, tebal lapisan, suhu dan waktu pencampuran harus benar-benar diperhatikan agar aspal tidak mengalami pelapukan atau mutu begitu besar sehingga jalan tidak cepat rusak.
Dengan menggunakan analisa statistik terhadap data yang diperoleh dari percobaan laboraturium untuk aspal pen 60 diperoleh bahwa teballapisan minimum 7,5 miikrofon, suhu pencampuran maksimum 160 C dan waktu pencampuran maksimum 35 detik akan memberikan penurunan mutu atauu indek pelapukan yang minimal, sehingga diperkirakan perkerasan dapat bertahan lama.
 

Rincian Artikel

Bagian
Jalan dan Jembatan