PENELITIAN LONGSORAN JALAN SIMPANG WAIPIA-SALEMAN, PULAU SERAM, PROPINSI MALUKU

Isi Artikel Utama

Benny Moestofa

Abstrak

Masalah longsoran lereng jalan  yang tersusun tanah residual pada ruas jalan Simpang Waipia-Saleman, Pulau Seram, Propinsi Maluku terutama disebabkan tidak layaknya desain, pembangunan dan pemeliharaan jalan, khususnya sistem drainase dan penempatan timbunan yang dijumpai di sepanjang jalur alinyemen yang sebagian besar melewati terrain yang sangat sulit serta tidak stabil. Oleh karrena itu, harus di buat korelasi antara faktor-faktor lingkungan geoteknik dengan kinerja lereng untuk memperoleh desain lereng jalan yang mantap. Korelasi tersebut dapat di buat berdasarkan hasil inventarisasi longsoran lereng jalan yang meliputi kinerja lereng, terrain, hidrologi serta variabilitas geologi yang dapat digunakan sebagi strategi pembuatan desain dan pemeliharaan lereng alam dan lereng buatan untuk diterapkan di seluruh jaringan jalan di Indonesia. Teknik inventarisasi ini akan menghasilkan suatu aturan desain lereng jalan yang sederhana di sepanjang Simpang Waipia-Saleman dan juga dapat diterapkan di daerah lainnya yang mempunyai kondisi geologi terrain sera iklim yang sama.

Rincian Artikel

Bagian
Jalan dan Jembatan