PENGEMBANGAN SPESIFIKASI LAPIS PONDASI AGREGAT

Isi Artikel Utama

Nyoman Suaryana

Abstrak

Agregat lapis pondasi atas bawah mempunyai peranan yang penting dalam konstruksi perkerasan jalan. Untuk menjaga kualitas dari material tersebut telah dibuat persyaratan-persyaratan yang tercantum dalam Spesifikasi Lapis Pondasii Agregat. Meskipun demikian pada beberapa proyek ditemukan adanya perbedaan persyaratan yang cukup prinsipil. Untuk itu diperlukan pengetahuan yang mendalam mengenai karakteristik agregat lapis pondasi yang nantinya dipakai sebagian dasar usulan perubahan/peningkatan Spesifikasi.
Usulan peningkatan/perubahan tersebut meliputi, gradasi, prosentase pecah, indeks plastistilas, prosentase agregrat halus, dan kadar air pemadatan. Gradasi lapis pondasi atas (LPA) disesuaikan dengan lengkung Fuller dan gradasi lapis pondasi bawah (LPB) diubah menjadi gradasi B1,B2, dan B3 mengacu gradasi AASHTO 1990. Prosentase pecah lapis pondasi disesuaikan dengan lalu-lintas rencana dan posisi dari pondasi tersebut. Untuk membatasi prosentase agregar halus, digunakan persyaratan PP (prosen lolos saringan 200 x PI) maksimum 25. Nilai indeks plastisitas (PI) dibatasi maksimum 6% untuk LPA dan 10% untuk LPB. Kadar air pemadatan lapis pondasi diusulkan 1% dari kadar air optimum.

Rincian Artikel

Bagian
Jalan dan Jembatan