PERBANDINGAN SIFAT DAN KARAKTERISTIK BETON GEOPOLIMER TERHADAP BETON SEMEN PORTLAND UNTUK KEKUATAN STRUKTUR BALOK (COMPARISON OF THE PROPERTIES AND CHARACTERISTICS OF GEOPOLYMER CONCRETE AND PORTLAND CEMENT CONCRETE FOR STRUCTURAL BEAM STRENGTH)

Isi Artikel Utama

N. Retno Setiati
Rulli Ranastra Irawan

Abstrak

Abu terbang merupakan hasil pembakaran batu bara dari beberapa PLTU.  Abu terbang kelas F adalah tipe abu terbang yang umumnya digunakan untuk campuran beton. Makalah ini membahas hasil penelitian tentang pengaruh penambahan 100% abu terbang sebagai pengganti semen pada campuran beton (beton geopolimer). Uji laboratorium dilakukan dengan membuat model fisik balok beton bertulang.  Kemudian, hasil uji beton geopolimer dibandingkan dengan beton konvensional. Untuk mengetahui sifat mekanik beton, dibuat benda uji silinder ukuran 150 mm x 300 mm dan balok dengan ukuran 150 mm x 150 mm x 600 mm.  Untuk mengetahui kapasitas struktur beton geopolimer dan konvensional dibuat balok struktural berukuran 150 mm x 350 mm dengan panjang 4000 mm sebanyak dua buah.  Pengujian model fisik balok struktural mengacu pada ACI 437.1R-07. Hasil uji beton struktural laboratorium dibandingkan terhadap perhitungan secara teoritis.  Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa pada balok beton bertulang dengan komposisi 100% abu terbang kekuatannya hampir setara dengan beton konvensional.  Berdasarkan hasil uji, nilai kapasitas beban yang dapat dipikul struktur balok beton geopolimer sebesar  87,5 kN dengan deviasi 38% terhadap nilai teoritis. Untuk struktur balok beton konvensional, beban yang dipikul sebesar 109,2 kN dengan deviasi 25% terhadap nilai teoritis.  Nilai kapasitas struktur balok beton geopolimer dan konvensional berdasarkan hasil uji laboratorium lebih kecil dibandingkan nilai secara teoritis.
Kata kunci: semen Portland, abu terbang, beton konvensional, beton geopolimer, balok beton bertulang.

Rincian Artikel

Bagian
Jalan dan Jembatan