PROPERTIES OF REFINED NATURAL ASPHALT BUTON (ASBUTON) as PAVEMENT MATERIALS

Isi Artikel Utama

Furqon Affandi

Abstrak

Ada dua tipe bitumen, yaitu yang terjadi dialam dan yang merupakan hasil refinery dari minyak bumi. Salah satu jenis aspal alam ialah "rock asphalt". Di P.Buton, propinsi Sulawesi tenggara terdapat deposit aspal alam jenis "rock asphalt" yang sangat besar, mengandung kadar aspal antara 5% sampai 30% dengan rata rata sekitar 20% dan sisanya adalah mineral, yang umumnya batu kapur atau pasir.
Aspal alam jenis "rock aspal" ini dikenal dengan nama Asbuton merupakan singkatan dari Asphalt Batu dari P.Buton
Perkiraan jumlah deposit bervariasi dan diperkirakan mencapai 200 juta ton. Deposit tersebut merupakan sumber alam nasional yang sangat penting, yang berpotensi untuk meningkatkan sifat aspal minyak guna melayani volume serta beban lalu lintas di masa datang, mengurangi impor aspal dan meningkatkan pendapatan dari sisi ekspor.
Untuk mendapatkan produk Asbuton yang lebih baik, penelitian dan pengembangan telah dan sedang dilakukan. Proses refinery telah dikembangkan. Proses refinery mengurangi kandungan mineral guna menghasilkan "Refined Asphalt Buton" yang mempunyai kandungan bitumenya sekitar 60% dan proses yang baru saja dikembangkan dimaksudkan untuk menghasilkan "Aspal buton murni hasil refinery" yang mempunyai kandungan aspal > 99%.
Penambahan Refiend Asphalt Buton menaikan "Titik Lembek' dan menurunkan "Penetrasi" dari aspal pen 60/70. Penambahan 20% Refined Asphalt Buton dan sekitar 54% "Asphalt Buton Murni hasil Refineryi" menaikkan titik lembek dari 48,5 C menjadi 55C; serta 58C dan 54C. Campuran yang mengandung "Refined Asphalt Buton" tidak begitu terpengaruh oleh perubahan temperature sebagaimana ditunjukkan oleh naiknya nilai Penetrasi Indeks (PI). Hal ini akan memperbaiki ketahanan dari campuran beraspal terhadap deformasi permanen khususnya di daerah beriklim tropis sebagaimana ditunjukkan dari hasil pengujian wheel tracking dan pengujian kuat tekan bebas.
Penambahan Refined Asbuton mempunyai pengaruh yang sangat berarti dalam peningkatkan kekakuan campuran yang akan memperbaiki kemampuan penyebaran beban dari campuran beraspal tersebut sebagaimana ditunjukkan oleh kenaikan dari modulus campuran tersebut. Kenaikan modulus mencapai 1,2 dan 2,7 kali untuk campuran yang mengandung 20% dan 54% "Refined Asphalt Buton" dalam campuran bitumennya. Hal ini dikarenakan kenaikan dari Titik Lembek dan penurunan dari nilai Penertasi. Kenaikan kekakuan  campuran menjadikan campuran tersebut mempu menyebarkan beban lalu lintas ke lapisan bawah perkerasan yang lebih luas lagi. Ini akan menjadikan tegangan dan regangan pada perkerasan menjadi lebih rendah lagi dan selanjutnya menghasilkan perkerasan dengan umur pelayanan yang lebih lama. 

Rincian Artikel

Bagian
Jalan dan Jembatan