PENGARUH ARAH GROOVING BETON TERHADAP TAHANAN GESER PERKERASAN KOMPOSIT BETON SEMEN-ASPAL

Isi Artikel Utama

R. Anwar Yamin
Abdul Halim
Eddie Djunaedi

Abstrak

Alternatif lain untuk jalan beton yang akan di-regrooving adalah dengan memberikan lapis tambah dari campuran beraspal sehingga membentuk perkerasan komposit beton-aspal. Monolitas dari lapisan komposit beton-aspal ini sangat tergantung pada ikatan yang terjadi pada interface-nya dan sangat dipengaruhi oleh arah, jarak serta kedalaman grooving, kuantitas dan mungkin bahkan jenis tack coat yang digunakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh arah grooving pada tahanan geser interface perkerasan komposit beton-aspal. Tiga variasi arah grooving pada slab beton yang dikaji adalah grooving melintang, serong 45o dan memanjang. Tack coat dari aspal cair jenis RC-70 dan aspal emulsi jenis CRS-1 dengan kuantitas pemakaian 0,2 l/m2 dan 0,6 l/m2 digunakan sebagai bahan pengikat lapisan beton-aspal. Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa tahanan geser suatu lapisan komposit dipengaruhi tidak saja oleh arah groovimg tetapi juga kuantitas tack coat yang diberikan dan beban normal yang diterima oleh lapisan tersebut. Pada lapisan komposit beton-aspal, slab beton yang memiliki grooving arah melintang menghasilkan tahanan geser yang paling tinggi dari pada yang dihasilkan oleh grooving arah serong dan memanjang, dan grooving arah serong lebih baik daripada arah memanjang. Pada semua arah grooving, tack coat jenis aspal emulsi tipe CRS-1 memberikan tahanan geser yang lebih besar dibandingkan dengan tack coat jenis aspal cair tipe RC-70 dan perubahan daya rekat RC-70 akibat perubahan beban normal adalah lebih pekadibandingan dengan daya rekat CRS-1.

Rincian Artikel

Bagian
Jalan dan Jembatan