TRATEGI PERENCANAAN PENINGKATAN PERKERASAN JALAN LENTUR

Isi Artikel Utama

M. Sjahdanulirwan
Nono Nono

Abstrak

Jalan mempunyai peran yang sangat strategis dalam bidang sosial, ekonomi, budaya dan hankam (integritas nasional), namun sejalan dengan waktu (beban lalu-lintas dan lingkungan) kinerja perkerasan mengalami penurunan. Untuk memperoleh kinerja perkerasan yang laik atau sesuai dengan tuntutan pengguna jalan adalah cukup sulit dicapai. Hal tersebut salah satunya sebagai akibat keterbatasan pendanaan sehingga umur layan perkerasan lebih pendek dari yang direncanakan, seperti halnya yang terjadi pada ruas Jalan Lintas Timur Sumatera. Kondisi perkerasan pada jalan tersebut sudah kritis sehingga memerlukan peningkatan bahkan ditemukan adanya daerah-daerah yang perlu rekonstruksi, sedangkan dana yang tersedia untuk tahun anggaran 2005 untuk penanganan ruas jalan tersebut hanya tersedia 10% dari perkiraan total dana yang diperlukan.
Makalan ini membahas tentang strategi perencanaan peningkatan jalan terkait dengan sering terjadinya keterbatasan anggaran. Berdasarkan hasil analisa diperoleh bahwa apabila dana yang tersedia sangat terbatas maka sebaiknya dana tidak dialokasikan secara merata untuk sepanjang ruas jalan karena hasil penanganan tidak efektif. Untuk mengoptimalkan dana dan memenuhi tutuntutan pengguna jalan, yaitu kinerja perkerasan yang laik, adalah strategi perencanaan peningkatan untuk seluruh panjang ruas jalan akan tetapi tidak didistribusikan secara merata tetapi sebaiknya direncanakan secara segmental. Cara segmental ini mencakup peningkatan sesuai umur rencana atau secara ideal dan bagian lainnya direncanakan tidak optimal tapi masih memiliki kekuatan struktur yang masih tahan untuk 1 sampai dengan 2 tahun sehingga masih memenuhi tuntutan pengguna jalan. Namun tercapainya perkerasan sesuai dengan umur rencana sangat tergantung dari pemeliharaan (rutin dan periodik) yang berkesinambungan.

Rincian Artikel

Bagian
Jalan dan Jembatan