Pengujian Kekuatan Struktur Perkerasan Berdasarkan Lendutan dengan Benkelman Beam dan Falling Weight Deflectometer

Isi Artikel Utama

Furqon Affandi

Abstrak

Metoda evaluasi kekuatan struktur perkerasan jalan secara garis besar dapat dibedakan atas dua macam, yaitu yang bersifat merusak (destructive) dan tidak merusak (non destructive). Perkembangan alat dan metoda yang didasarkan pada sifat yang “non destructive”, telahberkembang dengan pesat misalnya alat Falling Weight Deflectometer (FWD). namun demikian alat tersebut sangat mahal, sehingga untuk memilikinya diperlukan dana yang sangat besar, apalagi jika jumlah ruas jalan yang harus dilayani sangat panjang. Alat lain yang cukup sederhana dan telah lama dikenal di Indonesia ialah alat Benkelman Beam (BB) dimana alat ini murah serta praktis dalam penggunaannya, walaupun kemampuannya tidak sebaik alat FWD. 
Pada tulisan ini disajikan hubungan antara hasil pengujian kekuatan struktur perkerasaan jalan dengan menggunakan alat FWD dan BB, dibeberapa ruas jalan di Jawa Tengah yang ditinjau dari lendutan yang terjadi serta “kemiringan cekung lendutan”. Dari hasil yang didapat, hubungan tersebut cukup bervariasi, sehingga perlu hati-hati dalam mengkorelasikan hubungan kekuatan struktur perkerasan berdasarkan FWD dan BB.

Rincian Artikel

Bagian
Jalan dan Jembatan