MEKANISME FATIK DAN PENGARUH RESONANSI PADA KERUNTUHAN JEMBATAN CALLENDER HAMILTON

Isi Artikel Utama

Lanneke Tristanto

Abstrak

Mekanisme fatik jembatan yang serba rumit menjadi transparan melalui dasar pengetahuan yang sederhana. Jembatan yang terbebani oleh berat sendiri dan lalu lintas kendaraan akan mengalami perubahan bentuk struktural sepanjang masa. Perubahan bentuk menimbulkan tegangan dalam bahan jembatan. Kemampuan tegangan bahan menjadi sumber kekuatan dari jembatan. Kekuatan optimal dalam masa pelayanan, akan menurun dalam masa pemeliharaan, dan lebih menurun dalam masa fatik menjelang penggantian jembatan. Mekanisme fatik menjadi topik pada kejadian keruntuhan jembatan. Fatik bahan memerlukan proses lama untuk berkembang menjadi kerusakan total, sehingga struktur jembatan tidak serentak runtuh karena kondisi fatik saja. Pada waktu kemacetan lalu lintas, terjadi resonansi antara kendaraan berat sebagai mesin penggetar (frekuensi 2-3 Hertz) dan gelagar rangka baja (frekuensi 2-3 Hertz). Resonansi antara dua frekuensi getaran identik mempertajam respon jembatan sampai simpangan tidak terhingga, yang menyebabkan keruntuhan serentak seperti pada musibah gempa bumi.
 
 
Kata kunci : fatik, resonansi, frekuensi, simpangan

Rincian Artikel

Bagian
Jalan dan Jembatan