KELEBIHAN SERTA KEKURANGAN PERKERASAN BERASPAL DAN BETON

Isi Artikel Utama

M. Sjahdanulirwan

Abstrak

Untuk melayani lalu lintas kendaraan, maka permukaan tanah dasar jalan perlu diberi perkerasan, sehingga beban yang diterima bisa didistribusikan hingga besaran yang mampu dipikul oleh tanah dasar tersebut. Dari segi effisiensi, perkerasan yang dibuat di atas tanah dasar biasanya dari bawah ke atas disebut lapis pondasi bawah (sub-base), lapis pondasi (base), dan lapis permukaan (surfacing), dengan kekuatan yang makin ke atas makin besar. Ada kalanya, sesuai perhitungan perencanaan, di bawah lapis permukaan hanya ada lapis pondasi atau lapis pondasi bawah (lantai kerja) saja, kemudian langsung tanah dasar. Bahan untuk perkerasan jalan juga bermacam-macam, umumnya mulai dari agregat, bahan beraspal, atau beton semen. Makalah ini meninjau kelebihan serta kekurangan lapis permukaan jalan yang terbuat dari aspal dan beton, dengan perhatian utama pada faktor biaya, waktu, keawetan dan kekuatan, kenyamanan dan keselamatan, aspek konstruksi dan peralatan, serta dampak lingkungan. Selanjutnya makalah ini menguraikan sintesis dan inovasi yang tersedia untuk mengurangi kelemahan dari masing-masing jenis perkerasan tersebut. Kata Kunci : perkerasan beraspal, perkerasan beton, sintesis dan inovasi

Rincian Artikel

Bagian
Jalan dan Jembatan