CHARACTERIZING LOAD LIMIT OFFENCES IN INDONESIA A STATISTICAL APPROACH ON OVERLOADING CASES AT WBSS

Isi Artikel Utama

IGW. Samsi Gunarta
Idwan Santoso
Bambang Ismanto
Pradono Pradono

Abstrak

Overloading telah memberikan beban tersendiri kepada pengelola jalan di Indonesia karena jumlah pelanggaran yang tinggi dan besarnya pelanggaran terhadap batas beban yang diijinkan. Direktorat Jenderal Perhubungan Darat menengarai bahwa terjadinya kesalahan pengelolaan pada jembatan timbang (WBS) memberikan sumbangan yang besar terhadap kegagalan metode ini untuk menghentikan overloading dari jaringan jalan. Sebuah perubahan telah dicanangkan dengan mengubah pengelolaan jembatan timbang yang semula dikelola oleh Dinas Perhubungan mulai diserahkan kepada swasta. Empat jembatan timbang di Sumatera disertakan dalam pilot projek ini. Makalah ini menggunakan data yang disediakan oleh 4 jembatan timbang tersebut untuk memperbaiki pemahaman terhadap situasi overloading. Tiga ratus enam puluh kasus dipilih secara random dari 10.000 kasus di 4 jembatan timbang. Dari
analisis deskriptif dan cross-tabulasi yang telah dilakukan, terlihat bahwa overloading tidak semata-mata berkaitan dengan upaya untuk menutup biaya operasi transportasi, tapi sangat berkaitan dengan upaya memaksimalkan sumber daya untuk mendapatkan keuntungan dalam penyediaan jasa angkutan barang. Pemahaman lebih dalam dengan melihat persepsi aktor dan motivasinya dalam memutuskan overloading sangat disarankan untuk memecahkan persoalan ini lebih jauh.
 
 
Kata Kunci : Pelanggaran beban, kontrol beban, angkutan barang, penanganan overload

Rincian Artikel

Bagian
Jalan dan Jembatan