PERILAKU KINERJA STABILITAS LERENG TANAH TROPIS

Isi Artikel Utama

Eddie Sunaryo Munarto

Abstrak

Perilaku ketidak stabilan tanah tropis terjadi karena material tersebut mudah mengalami perubahan karakteristik baik secara kimiawi maupun secara fisik. Di daerah pengunungan,kestabilannya dapat mengakibatkan terjadinya longsoran, baik longsoran tanah maupun longsoran batuan yang kesemuannya tergantung dari tingkatan dekomposis nya setelah mengalami proses pelapukan. Pengajuan yang dilakukan pada 2 (dua) contoh tanah yang berasal dari Sumedang dan Subang memperlihatkan perilaku dari karakteristik properties material yang sangat tergantung dari originalitas batuan dasar berasal dan tingkat degradasi yang disebabkan oleh kondisi lingkungan yang dipengaruhi oleh iklim tropis mencakup 'temperature tinggi', 'kelembaban tinggi' , dan 'curah hujan tinggi'. Beberapa literatur menyebutkan bahwa material tropis tersebut dinyatakan sebagai  'lapukan tanah tropis ditempat' karenanya sangat mudah mengalami perubahan karakteristik propertiednya baik secara kimia maupun secara fisik. Untuk itu pada aktifitas selanjutnya dalam menghadapi tanah tropis seperti ini baik pada pekerjaan lereng dengan galian tinggi atau penggunaannya sebagai ketidakstabilan konstruksi baik selama maupun setelah selesai. Dalam penelitian ini difokuskan pada pengamatan untuk membuktikan bahwa perubahan karakteristik propertisnya yang mengakibatkan terjadinya banyaknya longsoran di beberapa tempat di Indonesia terutama setelah beberapa saat dikerjakan konstruksinya serta bagaimana dalam menjaga dan menaggulanginya.
 
Kata kunci

Rincian Artikel

Bagian
Jalan dan Jembatan