STUDI KONFLIK LALU LINTAS SEBAGAI ALAT MENGEVALUASI PENGATURAN LALU LINTAS (STUDI KASUS SATU SIMPANG-T DI KOTA BANDUNG)

Isi Artikel Utama

Greece Maria Lawalata

Abstrak

Program peningkatan jalan seperti perbaikan persimpangan jalan secara geometrik atau fase lampu lalu lintas harus memperhatikan keselamatan jalan maupun aksesibilitas. Hal ini dapat dievaluasi dalam waktu singkat tanpa menunggu adanya data kecelakaan dari kepolisian atau terjadinya kecelakaan menggunakan studi konflik lalu lintas. Dengan studi konflik lalu lintas, berbagai peningkatan jalan dapat dinilai dan dievaluasi sehingga diketahui efektifitas program peningkatan jalan tersebut. Studi konflik yang dipaparkan adalah kejadian lalu lintas yang melibatkan dua atau lebih pengguna jalan, dimana salah satu atau kedua pengemudi mengambil tindakan berubah haluan (evasive) untuk menghindari terjadinya tabrakan. Di Indonesia, studi konflik lalu lintas telah beberapa kali digunakan, antara lain untuk penyediaan prasarana sepeda motor di persimpangan maupun di ruas, perbaikan persimpangan, penilaian pengaturan lalu lintas di persimpangan. Makalah ini memaparkan aplikasi studi konflik di satu simang-T yang menilai konflik yang terjadi akibat adanya pengaturan persimpangan oleh Petugas Tidak Resmi (PTR). Metodologi yang digunakan adalah membandingkan jumlah konflik pengaturan lalu lintas tanpa dan dengan PTR. Hasil aplikasi studi konflik menunjukkan bahwa jumlah konflik serius dan ringan secara signifikan tidak dipengaruhi oleh adanya PTR. Dari kategori konflik, jumlah konflik terbanyak yaitu konflik sama arah pergerakan yang akan belok kanan (konflik 1), konflik menghindar pada lajur yang sama karena kendaraan akan belok kanan (konflik 4), konflik kendaraan pada arah sebaliknya yang menghindar kendaraan akan belik kanan (konflik 7). Dari jumlah konflik terbanyak maka dapat direncanakan peningkatan fasilitas jalan berupa marka panah untuk kategori konflik 1, penyediaan rambu stop untuk belok kanan untuk kategori konflik 4 dan 7
 
Kata kunci : studi konflik, tingkat keseriusan konflik, pergerakan kendaraan, simpang-T, volume lalu lintas

Rincian Artikel

Bagian
Jalan dan Jembatan