PENGARUH ASBUTON SEMI EKSTRAKSI PADA CAMPURAN STONE MASTIC ASPHALT

Isi Artikel Utama

Furqon Affandi

Abstrak

Jenis pekerasan yang paling banyak di Indonesia, ialah perkerasan lentur, dimana salah satu kerusakan yang terjadi ialah alur akibat beban kendaraan berat dan temperatur perkerasan yang tinggi. Masalah alur ini bisa menyebabkan menurunnya pelayanan jalan dan akan mengakibatkan retak yang akhirnya akan menjadikan konstruksi perkerasan mengalami kerusakan yang lebih parah. Studi ini bertujuan untuk mengetahui kinerja Stone Mastic Asphalt dengan menggunakan bahan pengikat aspal keras penetrasi 60 yang dicampur bitumen Asbuton hasil semi ekstraksi, dengan metoda percobaan eksperimental di laboratorium. Hasil percobaan menunjukkan, dengan penambahan bitumen Asbuton hasil semi ekstraksi, ketahanan terhadap alur dari campuran Stone Mastic Asphalt meningkat cukup signifikan, modulus campuran beraspal meningkatl, memperbaiki masalah pengaliran aspal (drain down) dan flushing. Namun demikian, ketahanan terhadap pelepasan butir pada campuran menjadi turun walaupun tidak melampaui batas maksimum yang diijinkan, dan kecenderungan aspal menjadi sedikit rapuh. Jadi penambahan Asbuton semi ekstraksi akan meningkatkan beberapa kinerja campuran, tetapi sebagian kinerja lainnya akan menurun, karena itu persentase penambahan Aspal asbuton semi ekstraksi harus seminimal mungkin tetapi masih dapat memenuhi persyaratan campuran beraspal, dengan mempertimbangkan juga ketahanan kelelahan ( fatigue) dari campuran Stone Mastic Asphalt, yang penelitiannya perlu segera dilakukan.
 
Kata  kunci  :  Stone Mastic Asphalt, alur, aspal penetrasi 60, modulus kekakuan, Asbuton semi ekstraksi.

Rincian Artikel

Bagian
Jalan dan Jembatan