PENGARUH BAHAN TAMBAH BERBAHAN DASAR PARAFIN TERHADAP CAMPURAN BERASPAL HANGAT

Isi Artikel Utama

Hendri Hadisi
Furqon Affandi

Abstrak

ABSTRAKKualitas campuran beraspal panas sangat dipengaruhi oleh temperatur  pencampuran dan pemadatannya yang harus sesuai dengan jenis aspal yang digunakan, karena penurunan temperatur akan menghasilkan campuran beraspal atau perkerasan yang tidak baik. Hal ini memerlukan disiplin dalam pengerjaannya disamping temperatur yang tinggi tersebut memerlukan penggunaan bahan bakar dan emisi yang cukup besar. Tulisan ini membahas pengaruh bahan tambah berbahan dasar parafin pada campuran beraspal panas untuk lapisan aus (wearing course) bersadarkan hasil percobaan dan analisa di laboraturium. Kadar bahan tambah berbahan dasar parafin yang optimal untuk penambahan ke campuran beraspal ialah 1% terhadap berat aspal, dimana campuran tersebut dapat meneurunkan temperatur pencampuran/pemadatan sebesar 31oC terhadap temperatur campuran beraspal panas tanpa bahan tambah dari 157oC menjadi 126oC, dengan kualitas campuran dan nilai parameter yang setara dan masih memenuhi persyaratan campuran yang ditentukan. Parameter campuran yang mudah mengalami perubahan akibat penurunan temperatur pencampuran dan pemadatan, ialah parameter rongga dalam campuran (VIM), Marshall Quotient dan stabilitas rendaman sedangkan, stabilitas langsung, kepadatan, rongga antar agregat (VMA), rongga terisi aspal (VFB) tidak mudah terpengaruh. Pengaruh kadar bahan tambah berbahan dasar parafin terhadap kecepatan penurunan modulus campuran beraspal pada temperatur pengujiuan 25oC ke 35oC hamper sama. Penurunan temperatur pencampuran dan pemadatan sebesar 31oC, dapat menunjang pembangunan jalan ramah lingkungan, karena dapat menurunakan emisi CO2 sebesar sekitar 54%.Kata kunci: Bahan Tambah berbahan daar parafin, temperatur, kualitas campuran beraspal, parameter campuran beraspal, modulus, emisi.

Rincian Artikel

Bagian
Jalan dan Jembatan