PENGARUH BEBAN-IMPAK KAPAL TERHADAP BANGUNAN PENGAMAN PILAR JEMBATAN FENDER

Isi Artikel Utama

N. Retno - Setiati
Bagus Aditya W

Abstrak

ABSTRAKTumbuhan terhadap kapal terhadap jembatan sering terjadi dan dapat mengakibatkan kerusakan maupun keruntuhan struktur jembatan. Runtuhnya jembatan dapat berakibat pada kerugian dari segi nilai ekonomis ataupun korban jiwa. Untuk mengurangi terjadinya kerusakan tersebut diatas, perlu dirancang bangunan pengaman pilar jembatan terhadap lalu-lintas kapal. Sistem pelindung jembatan harus di desain tidak hanya melindungi struktur jembatan tetapi juga digunakan untuk melindungi kapal dan lingkungan yang dapat mengakibatkan kerusakan. Penulisan ini bertujuan untuk mengidentifikasi beberapa ketentuan dalam kriteria desain terkait fender sesuai dengan kondisi dan lokasi jembatan tersebut. Sistem pengamanan jembatan di lokasi sungai berbeda dengan sistem pengamanan di laut. Dalam penulisan ini dibahas contoh studi kasus bangunan pengaman pada Jembatan Kutai Kartanegara yang berupa pile supported system. Analisis dilakukan dari evaluasi lalu-lintas air dan analisis terhadap struktur bangunan. Metodologi yang digunakan terdiri dari menentukan karakteristik lalu-lintas sungai Mahakam, jalur pelayaran, kecepatatan impak rencana, energi impak tongkang, dan analisis struktur dari bangunan pengaman Jembatan Kutai Kartanegara. Dari analisis diperoleh bahwa dengan beban impak sebesar 682,59 kN akibat tongkang tipe 300 feet menghasilkan defleksi (pergerakan0 maksimum pada fender sebesar 0,12 meter artinya bahwa fender yang tertumbuk tongkong tidak diperkenankan menyebabkan terjadinya defleksi dari 12%.Kata kunci :  tongkang, bangunan pengaman, pilar, impak, perpindahan, panjang keseluruhan kapal, bobot mati kapal

Rincian Artikel

Bagian
Jalan dan Jembatan