KAJIAN PEMANFAATAN KAPUR PADAM SEBAGAI PENGGANTI SEMEN DALAM CAMPURAN CMRFB

Isi Artikel Utama

Nyoman Suaryana

Abstrak

ABSTRAKPeningkatan kondisi jalan selain memerlukan biaya yang besar juga memerlukan material yang banyak, sementara material yang memenuhi persyaratan semakin berkurang jumlahnya. Teknologi daur ulang merupakan salah satu alternative pemecahan karena efektif dan efisien. Penggunaan kembali (daur ulang) aspal dan agregat eks perkerasaan selain ekonomis juga menunjang kebutuhan akan konservasi sumber daya alam. Salah satu teknologi daur ulang yang baru dikembangkan adalah CMRFB (Cold Mix Recyclink Foam Bitumen), dengan menggunakan bahan pengisi semen. Tujuan dari penelitian ini adalah meneliti kinerja CMRFB dengan memanfaatan kapur padam yaitu kapur yang telat dihidrasikan dengan air sebagai bahan pengganti semen untuk bahan pengisi. Metodologi penelitian dilakasanakkan dengan pengujian laboraturium dan uji coba sekala penuh dilapangan dan pengamatan kinerja selama 2  tahun hasil pengujian menunjukan CMRFB dengan bahan pengisi kapur padam. Mempumyai karakteristik kekuatan yang mempengaruhi persyaratan spesifikasi, namun masih dibawah kekuatan dengan bahan pengisi semen pada proporsi yang sama. CMRFB dalam bentuk gambur dapat disimpan sampai dengan 7 hari, sementara CMRFB dengan bahan pengisi semen harus segarera dipadatkan sebelum 4 jam. Kinerja perkerassan berdasrkan nilai lendutan dan nilai kondisi menjunjukan CMRFB dengan kapur padam dan semen masih dalam kondisi baik sampai dengan umur saat ini (3 tahun). Pemanfaatan kapur padam dalam CMRFB akan menurunkan biaya produksi mengingat harga kapur padam yang relative murah dibandingkan dengan semen. Sifat CMRFB dengan kapur padam yang dapat disimpan dalam waktu tertentu, memungkinkan untuk diproduksi dengan skala besar, dan selanjutnya disimpan untuk digunakan pada skala kecil sebagai bahan untuk pemeliharaan jalan. Kata kunci : daur ulang ,aspal busa, kapur padam, semen, kinerja, CMRFB, lendutan

Rincian Artikel

Bagian
Jalan dan Jembatan