KAJIAN PERANCANGAN PERKERASAN JALAN BETON PRATEGANG

Isi Artikel Utama

A.Tatang Dachlan

Abstrak

ABSTRAKPerancngan perkerasaan jalan beton prategang (pre-stressed concrete) untuk jalan raya sampai saat ini belum banyak dikembangkan secara luas di Indonesia, tetapi beberapa negara maju sudah sejak lama melakukan sejumlah eksperimen dan aplikasi untuk jalan raya. Dalam tulisan ini disajikan kajian perancangan perkerasan beton prategang untuk jalan raya yang direkomendasikan oleh The American Concrete Institut (ACI325.7R-88) peracnangan ini diaplikasikan pada tahun 2009 dalam suatu uji coba sekala penuh yaitu beton cor ditempat yang diberikan gaya prategang dengan sitem pasca tarik (post-tension). Uji coba berlokasi dijalan nasional dengan lalu lintas relatif berat diruas jalan Buntu-Kebumen, Provinsi Jawa Tengah. Perancangan ini dimaksudkan sebagai alternatif dalam merancang perkerasan beton prategang yang ppraktis mengikuti rekomendasi ACI 325.7R-88 disesuaikan dengan kondisi musim dan kelembabban di Indonesia dalam perhitungan diuraikan contoh menemukan lembar celah ekspansi akibat siklus temperatur dan kelembabban perkerasan beton, serta kesesuaian lendutan vertikal yang aman berdasarkan interasi tebal panel, kuat tekann beton akibat prategang, tegangan fleksuralbeton akibat curling, warping, beban lalul lintas, dan tegangan kritis akibat friksi tanah dasar. Hasil monitoring uji coba skala penuh sampai tahun pertama, menunjukan kinerja yang baik dan belum terlibat rongga dibawah slab dan masalah transfer beban. Kata Kunci : beton prategang, kuat tekan, modulus beton, perkerasan beton, prategang pasca-tarik, slab beton

Rincian Artikel

Bagian
Jalan dan Jembatan